Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Anda Tidak Akan Menyangka Foto Pemandangan Alam Yang Sangat Indah Ini Dibuat Diatas Meja

Kali ini kami menghadirkan foto-foto pemandangan alam yang mencengangkan karya Matthew Albanesse. Matthew adalah pekerja seni yang mengkhususkan diri di bidang "table top photography". Oke pasti banyak dari anda yang bertanya-tanya apa itu Table Top Photography, singkatnya TTP adalah seni fotografi dimana obyek fotonya ada diatas meja, dengan kata lain penggemar TTP berkaitan erat dengan diorama, namun kesampingkan bayangan anda tentang diorama yang dibuat asal-asalan. TTP menghadirkan diorama dengan sentuhan efek visual yang canggih sehingga seakan-akan menyerupai aslinya. Lihat saja karyanya dibawah ini.

Matthew Albanese


Matthew Albanese

Siapa sangka foto petir yang dramatis tersebut dihasilkan dari lembar plexyglas gelap yang disorot dengan lampu sinar terang.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Pemandangan diatas dibuat menggunakan kertas perkamen, bulu burung unta yang telah diwarnai, kawat, tali rafia, coklat yang diukir, kopi, dan lumut sintetis.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama terbuat dari bahan katun, Garam, gula masak, kertas timah, bulu & kanvas. Sementara awannya menggunakan cotton ball.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Permukaan air dibuat dari lapisan vinyl, Plexyglass, dan clear Epoxy. Sementara efek cahaya dibuat menggunakan video proyektor yang disinarkan melewati kabut palsu, lensa ditutupi dengan plastik biru. Total ada 11 pencahayaan yang dibuat untuk membuat efek seperti dibawah air.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama yang terbuat dari kaca, plexiglass, nat ubin, lumut, ranting, garam, kanvas dicat & es kering. Air terjun diciptakan dari garam dapur yang jatuh secara perlahan mirip seperti jam pasir.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama terbuat dari wol baja, kapas, peterseli tanah dan lumut

Matthew Albanese

Ladangnya terbuat dari bulu palsu, gunung dari potongan ubin, dan awan dari kapas. Pencahayaan berperan besar disini untuk memberi efek seperti diatas.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama terbuat dari kayu, lumut, glitter kuning, kantong sampah transparan, gula masak, scotch-brite pot scrubber, sikat botol, pasir, ubin grout (di beri pewarna), kawat, kertas dan lampu kuning, merah, dan oranye.


















Sebuah replika bendera Amerika di bulan, permukaan putih kawah terbuat dari debu perapian, batuan dari potongan keramik dan ubin. Sementara foto bumi diproyeksikan ke background hitam.



Diorama terbuat dari nat keramik, kapas, tinta fosfor. Model gunung berapi itu diterangi dari bawah oleh enam bola lampu 60 watt.


Siapa sangka dengan benda-benda yang ada disekitar kita ternyata bisa menjadi sebuah karya seni yang indah. Tertarik dengan "Table Top Photography"?



Sumber:
http://www.treehugger.com/slideshows/natural-sciences/dont-believe-your-eyes-9-must-see-nature-table-top-photograph-making-of/




Mau Pinjam Tas Punggung Google Trekker? Sekarang Bisa!!



Pernah dengar Google Trekker? yup bagi yang sering pakai Google Street View pasti tahu bahwa sebagian besar gambar yang diambil oleh Google melalui alat unik bernama Google Trekker, alat ini berbentuk seperti bola yang mengambil foto dalam sudut 360 derajat. Biasanya alat ini dipasang di mobil, sepeda roda tiga, dan berbagai kendaraan lain. Bahkan Trekker ini bisa dipasangkan ke tas khusus untuk dibawa staf Google dengan jalan kaki. Nah sekarang Google membuka kesempatan bagi organisasi non profit, organisasi pemerintah, swasta maupun universitas untuk meminjam tas punggung Google Trakker. Syarat-nya mudah saja bagi yang lolos seleksi Google maka akan dipinjamkan tas punggung ini dan harus mengambil gambar-gambar di lokasi yang memiliki pemandangan alam yang menakjubkan.

Contoh pengambilan gambar melalui Google Trekker.


Bagi yang berminat bisa mendaftar ke sini

Tampaknya setelah Anekainfounik berkunjung ke situs Google tersebut tidak ada pembatasan negara, jadi partisipan dari Indonesia bisa ikut serta. Berarti inilah kesempatan bagi orang Indonesia untuk memperkenalkan keindahan alam Indonesia melalui Google.



Satu hal yang pasti, kalau anda berminat mengambil foto pemandangan alam Indonesia yang luar biasa anda harus memiliki stamina kuat karena alat ini beratnya 19 kg.

Sumber:

Wow Ternyata Indonesia Di Malam Hari Lebih Berkilau Dibanding Australia

Di waktu siang hari bumi mungkin hanya akan terlihat seperti sebuah bola biru yang indah, namun di waktu malam nampaklah keindahan lain dari bumi, laksana bola hitam yang berpendar oleh cahaya-cahaya indah. Darimana cahaya tersebut? tentu saja dengan semakin majunya peradaban manusia semakin ketergantungan tinggi terhadap listrik, dan dimana ada listrik disitu ada lampu. Nah lampu ini lah yang ikut terpendar sampai ke angkasa. Yuk kita lihat indahnya bumi di malam hari dilihat dari luar angkasa.

The Earth at night, seen from space

Benua Eropa di waktu malam

Europe at night

Benua Afrika

Africa at night

Daerah gelap mewakili daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah atau sebab lain

Lights glow along the coastline of Eastern Asia

Inggris bercahaya

Britain and France at night, seen from space

Amerika Serikat bercahaya dengan pola yang lebih teratur

The US at night

Jepang, Korea, dan China

Japan and Eastern China

Indonesia (terutama Jawa) bercahaya

Australia

Timur Tengah bercahaya

The Middle East at night, as seen from space

India bercahaya

The Indian subcontinent seen from space at night

Amerika Selatan Bercahaya

South America

Amerika Utara bercahaya

North America at night from space

Eropa dan Afrika Utara bercahaya

Europe and North Africa at night

Sumber :
Telegraph

 

tyak ☺ Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting